Senin, 11 Februari 2013

Transportasi Massal di Jabodetabek: Belajar dari Bangkok dan Singapura

google.com

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta telah usai. Siapapun yang terpilih, menghadapi tugas berat yang harus segera diselesaikan. Salah satunya adalah transportasi. Banyak keluhan disampaikan oleh masyarakat mengenai buruknya manajemen transportasi di DKI Jakarta. Volume kendaraan pribadi yang meningkat tajam, pilihan transportasi publik yang terbatas baik dari sisi volume ataupun jenis, keamanan serta kenyamanan transportasi publik yang masih jauh dari layak, serta makin lamanya waktu yang harus ditempuh oleh masyarakat untuk menuju suatu tempat, sedikit banyak menggambarkan fenomena transportasi di Jakarta.

Menyediakan transportasi massal di DKI Jakarta, dan bahkan daerah sekitar Jakarta merupakan keharusan. Wacana pembangunan Mass Rapid Transit atau monorel pun kembali muncul. Bahkan, rencana pembentukan suatu otorita yang menangani manajemen transportasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dimunculkan sebagai upaya penyelesaian permasalahan transportasi di Jabodetabek.

Dalam upaya tersebut diatas, pengalaman dan upaya yang dilakukan dalam manajemen transportasi oleh beberapa negara tetangga, seperti Thailand dan Singapura dapat dijadikan pelajaran berharga.

Perbedaan kecepatan internet Mbps, MBps, Kbps dan KBps

google.com

Mungkin Anda sedikit asing dengan simbol Perbedaan kecepatan internet pada judul di atas, tapi sebenarnya deretan kata tersebut sering kita lihat pada berbagai media periklanan yang sering kita temui sehari-hari, khusus nya pada brosur dan iklan operator yang menawarkan layanan Internet Broadband untuk Handphone atau Komputer Anda. Ini hanyalah sebuah pengetahuan umum yang sudah diketahui oleh banyak praktisi internet, namun saya yakin (dan sangat yakin) bahwa masih banyak orang yang sejak lahir sudah menggunakan internet tapi tidak tahu perbedaan antara Mbps dan MBps.

Saya sempet ragu untuk posting tulisan ini di blog. Tapi karena saya anggap hal ini penting (setidaknya penting untuk diri saya sendiri), maka akhirnya saya publish juga setelah sekian lama berada di Draft Post pada catatan-catan saya di Evernote.

Jika Anda pengguna langganan layanan Internet, Anda perlu mengetahui apa itu Mbps, MBps, Kbps dan KBps. Hmm.. Sebenarnya bagi orang awam nggak begitu penting-penting amat sih, tapi jika Anda salah mentafsirkan huruf besar dan huruf kecil pada MB dan Mb, maka itu akan sangat fatal. Perlu Anda ketahui bahwa MBps dan Mbps itu mengandung pengertian yang sangat berbeda.

Jumat, 08 Februari 2013

MRT : Angkutan Perkotaan Masa Depan ?

google.com

Apakah itu MRT?
MRT (mass rapid transit) secara harfiah dapat diartikan sebagai moda angkutan yang mampu mengangkut penumpang dalam jumlah yang banyak (massal) dengan frekuensi dan kecepatan yang sangat tinggi (rapid). Menurut modanya, MRT dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, antara lain: bus (buslane/busway), subway, tram, dan monorail.

Bus MRT dapat dibedakan dengan bus angkutan biasa dan kendaraan lain karena biasanya merupakan shuttle bus yang memiliki rute perjalanan tertentu dan beroperasi pada lajur khusus, sehingga sering disebut buslane/busway. Pemisahan lajur ini dilakukan agar penumpang tidak mengalami penundaan waktu perjalanan dan tidak terganggu oleh aktivitas moda angkutan lain yang melintasi rute perjalanan yang sama. Busway sendiri biasanya bervariasi ada yang berbentuk ganda (bus gandeng), bus tunggal, dan bus bertingkat. MRT jenis busway biasanya lebih banyak dipilih oleh kota-kota di negara berkembang karena pengembangannya membutuhkan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan subway, monorel, ataupun tram. Kota Bogota di Kolombia merupakan salah satu contoh sukses penerapan sistem busway.

MRT dalam bentuk subway pada prinsipnya memiliki kesamaan sistem operasi dengan kereta api. Namun, konstruksi teknisnya terdapat perbedaan karena subway terletak di bawah tanah (underground) tetapi stasiun-stasiunnya langsung terhubung ke lokasi pusat kegiatan. Di Eropa Barat, subway merupakan salah satu moda angkutan yang sangat populer dan seringkali dikenal dengan istilah metro system. Kota London merupakan kota pertama yang menerapkan sistem subway sebagai moda angkutan massal berkecepatan tinggi pada tahun 1863.

PEMBANGUNAN MASS RAPID TRANSIT (MRT)

google.com

Untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di DKI Jakarta, pemerintah provinsi telah mengoperasikan bus way. Namun selain bus way, pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana mengembangkan proyek MRT (Mass Rapid Transit). Seperti hal proyek bus way, pembangunan MRT ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta dengan mengandalkan kereta api sebagai moda transportasi. Pembangunan lintasan/ jalur kereta api yang akan dilakukan terdiri atas bawah tanah (sub way), permukaan (survace), dan layang (elevated). Pembangunan jenis jalur tersebut disesuaikan dengan kondisi areal yang akan dilewati. Keberadaan MRT diharapkan dapat membuat masyarakat semakin banyak menggunakan transportasi masal ini daripada menggunakan kendaraan pribadi.

Pembangunan proyek MRT tersebut terdiri atas 3 tahap, yaitu: Tahap I –(Lebakbulus-Dukuhatas), Tahap II – (Dukuhatas-Kota), dan Tahap III (Balaraja–Cikarang). Saat ini, proyek pembangunan yang berjalan adalah Tahap I dengan rute Lebakbulus-Dukuhatas yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2016. 

Pembangunan proyek MRT (Mass Rapid Transit) rencananya akan dilaksanakan pada 2013 ini dengan total biaya senilai Rp 15,7 triliun. Dimana pembagian persentase pembiayaan sebesar 49 persen ditanggung oleh Pemerintah Pusat dan 51 persen berasal dari pembiayaan pinjaman Pemerintah DKI Jakarta. Jadi, skema beban biaya pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA) terbaru akan menetapkan 49 persen hibah kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 51 persen dialokasikan sebagai penerusan pinjaman.